Mangekyo Sharingan

Template by:
Free Blog Templates

Sabtu, 12 November 2011

Siapa Bilang Pria Tak Bisa Banyak Menangis ?


Tahukah engkau, kaum pria sesungguhnya jauh lebih sering “MENANGIS”
Namun mereka menyembunyikan tangisnya di dalam kekuatan akalnya,

...Itulah mengapa Tuhan menyebutkan pada pria terdapat dua kali lipat akal seorang wanita,
Dan itulah sebabnya mengapa tiada yang kau lihat melainkan ketegarannya.


Pria menangis karena tanggung jawabnya di hadapan Tuhannya,
Ia menjadi tonggak penyangga rumah tangga,
Menjadi pengawal Tuhan bagi Ibu, saudara perempuan, istri dan anak-anaknya.

Maka tangisnya tak pernah nampak di bening matanya,
Tangis pria adalah pada keringat yang bercucuran demi menafkahi keluarganya.

Tak bisa kau lihat tangisnya pada keluh kesah di lisannya,
Pria “MENANGIS” dalam letih dan lelahnya menjaga keluarganya dari kelaparan.

Tak dapat kau dengar tangisnya pada omelan-omelan di bibirnya,
Pria “MENANGIS” dalam tegak dan teguhnya dalam melindungi keluarganya dari terik matahari, deras hujan dan inginnnya angin malam.

Tak nampak tangisnya pada peristiwa-peristiwa kecil dan sepele,
Pria “MENANGIS” dalam kemarahannya jika kehormatan diri dan keluarganya digugat.

Pria “MENANGIS” dengan sigap bangunnya di kegelapan dini hari,

Pria “MENANGIS” dengan bercucuran peluhnya dalam menjemput rizki,
Pria “MENANGIS” dengan menjaga dan melindungi orang tua, anak dan istri,
Pria “MENANGIS” dengan tenaga dan darahnya menjadi garda bagi agamanya,

Namun…

Pria pun sungguh-sungguh menangis dengan air matanya,
Di kesendiriannya karena menyadari tanggung jawabnya yang besar di hadapan Tuhannya,

Pandanglah Ayah …..
Pandanglah Suami …..
Pandanglah Kakak …..

Sesungguhnya syurga Allah di dalam keridha’an mereka.

* Jika dirasa bermanfaat dipersilahkan utk tag, copas atau share langsung...Jazakumullah khairan katsiro Wa barakallahu fiikum....^_^..
.

dibalik kkuatan ada klmbutan,
itulah pria


tetes airmatanya adlh cucuran keringat,bhkan darah
demi tanggungjwb bwt kluarganya,,baik unt orgtuanya,kakak,adik2,istr
i,dn anak2ny.



disaat terlihat lemah dia harus tetap kuat
Tapi sering kali DIA tidak menangis karena berbagai alasan (citra diri, merasa kuat, nggak mau dibilang cengeng). Dan bahkan saat DIA sendiri


DIA nggak mau menangis, mereka malu pada diri sendiri.
Jauh di lubuk hati, ia sebenarnya ingin menjaga imej dengan tidak mengumbar perasaan sensitif dari balik kegagahannya. "Karena dia ingin datang sebagai sosok yang tangguh dan gagah, perhatian utamanya adalah melindungi dan memastikan Anda aman,"


Kata Siapa pria tak pernah Menangis?
bahkan kadang jiwanya lebih halus dari wanita
tersembunyi di balik kegagahan wajahnya
Mungkin ia tak pernah menampakan air mata itu di depanmu..

tapi yakinlah di saat engkau tak tahu
di jejak dia berangkat kerja
atau dalam duduk tafakur setelah sholatnya
kadang air mata itu tumpah
Karena akal mendominasi jiwanya
maka yang kau temukan hanya ketegaran

tapi coba kau tengok matanya
setelah ia mengimamkan sholat tahajud malam ini
ada kilatan cahaya embun yang menetes dalam ketegaran…
atau ketika dia tertunduk letih
setelah berjam-jam mencari nafkah…


lihat sejenak mata itu…
maka mata adalah cermin jiwa…
Maka menangislah Umar ketika mengetahui ada rakyatnya yang kelaparan


sementara kita tahu, bagaimana tegasnya sosok lelaki ini..
tapi air matanya pun tumpah…..
Inilah Sosok Lelaki
sosok suami yang Allah menatapnya dengan kerinduan..
Mereka menjemput pagi dengan harapan
dan membawa malam dengan asa…..


Lihat lah pria yang saat ini menjadi suamimu..
sesungguhnya Surgamu
ada pada Keridhoan-Nya…..
Lihatlah Lelaki yang Allah Mengatakan lewat lisan nabi kita..
“Barang siapa yang sore hari duduk kelelahan lantaran pekerjaan yang telah di lakukannya, maka dia dapatkan sore hari tersebut, dosa-dosanya di ampuni Alloh SWT”
(HR.Thabrani)


Merekalah Lelaki Sholeh
yang menumpakan air matanya
seraya lisan dan hatinya berdoa…
“Ya Rabbana, berikanlah kebaikan untuk Istri dan anak-anakku kelak…..


Jadikanlah Mereka semua Kesenanganku di Surga-Mu yang Maha Indah…..”
Inilah Lelaki dan Suami Sholeh

Maafkan ana ibu..

Pernah pengalaman nihh :'( tapi beda cerita..
 
Maafkan aku ibu...

Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya.
Karena pulang terlalu malam,,,

...
Sang ibu,, dari mana saja kamu ana”sedikit keras melihat anak nya yg baru pulang”,, jam 8 malem baru pulang tanpa telpon atau pun sms,, buat apa kamu punya hp,,


Sang anak,,,, ahhhhhhh ibu, td abis jalan2 ke mall sama
temen2,, ana nih dah besar dah bisa jaga diri sendiri,,

Sangibu,,, oo dah besar jd ngak perlu lg sama ibu ya,,,,

Sang anak diam lalu dia berkata,,

Sang anak ,,, ibu aku mau makan,,,

Sang ibu,,, ooo ibu kira kamu dah kenyang ,, dan sudah makan bersama temen2 mu,,




Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun.

Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang dan perut nya yg merasa lapar,,, .krucuk krucuk terdengar suara di perut nya,,,



Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakso dan ia mencium harumnya aroma masakan.

Ia ingin sekali memesan semangkuk bakso, tetapi ia tdk mempunyai uang.

Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya,
lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakso?”

” Ya, tetapi, aku tdk membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu

“Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai.
“Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakso untukmu”.

Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakso.

Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.

“Ada apa nona?” Tanya si pemilik kedai.

“tidak apa-apa” aku hanya terharu jawab Ana sambil mengeringkan air matanya.

“Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakso !,
tetapi,…



ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah” sedikit mellow



“Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri” katanya kepada pemilik kedai



Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang dan berkata

“Nona mengapa kau berpikir seperti itu?

Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakso dan kau begitu terharu.

Ibumu telah memasak nasi dan semua lauk pauk nya untukmu ..
saat kau kecil sampai saat ini,
mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya?
Dan kau malah bertengkar dengannya”



Ana, terhenyak mendengar hal tsb.
tanpa terasa air mata menetes di pipi nya,,,



“Mengapa aku tdk berpikir ttg hal tsb?
Utk semangkuk bakso dr org yg baru kukenal,
aku begitu berterima kasih,
tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun,


aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya.
Dan hanya karena persoalan sepele,
aku bertengkar dengannya.
Dan itu juga kesalah ku,,,




Ana, segera menghabiskan bakso nya,
lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya.

Saat berjalan ke rumah,
ia memikirkan kata-kata yg hrs diucapkan kpd ibunya.

Begitu sampai di ambang pintu rumah,

ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas.
Ketika bertemu dengan Ana,
kalimat pertama yang keluar dari mulut sang ibu adalah
“Ana kau sudah pulang, cepat masuklah,
Dari mana saja kamu nak..”

ibu telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur,
makanan akan menjadi dingin jika kau tdk memakannya sekarang”

Pada saat itu Ana tdk dapat menahan tangisnya
dan ia menangis dihadapan ibunya.
Maafkan aku ibu...
sang ibu tersenyum melihat buah hati nya memeluk nya,,
sang ibu,, mencium pipi sang buah hati nya itu,,,




semoga kisah sederhana ini menjadi renungan kita ya,,,



Selagi belum terlambat jangan buat beliau menangis....
Peluk beliau, sayangi beliau
Jangan hanya berucap
I love you ibu..
Tetapi juga tunjukan dengan sikap dan tingkah laku,,,,

Lebih baik jadi Wanita TUNTUNAN, bukan TONTONAN!!

Jilbab bukan sekedar busana, tapi juga perintah agama dan identitas Muslimah. Tapi jaman sekarang banyak wanita yang gemar mempertontonkan auratnya, kenapa yah? Mungkin ini alasannya berikut bantahannya ladies, Cekidot !! :D
1. Jilbab pakaian orang Arab


Bantahan: Salah besar! Jilbab pakaian wanita muslimah. Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an sebagai berikut;
Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Al-Quran berfirman yang artinya : “Wahai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang-orang mukmin. Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya... mereka lebih muda untuk di kenal karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah maha pengampun dan penyayang,” (Al-Ahzab : 59).
“Katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan menjaga kemaluannya serta tidak menampakkan perhiasannya kecuali ( yang biasa ) nampak darinya. Dan hendakkah mereka menutupkan kain kerudung ke dada mereka,” ( QS. 24 : 31).

2. Percuma pakai jilbab kalo masih blom baik

Bantahan: Ente merasa blom baik? Kasihan deh lo… orang biasanya pede dengan dirinya orang baik, kok malah merasa belom baik! Trus, kenapa juga gak berjilbab kalo memang pengen baik. Kalau tetep ga mo pake jilbab ga kan pernah baik, lha selalu langgar perintah Allah, gimana mo baik.
Dan pula, penilaian manusia kadang tidak obyektif. Orang baik bisa dibilang tidak baik, orang tidak baik dibilang baik…cape deh…

Nih, ada cerita sedikit. Menurut ente orang yang baik yang mana, si fulana atau si rahmah… Si Fulana dan Si Ranti sedang ngobrol, berikut obrolannya;

Fulana: Ih, ngapain si Rahmah pake jilbab? Udah kaya orang bener aja! Masih suka ngomongin orang aja! Kesana-sini masih ngerumpi, ngejelekin orang. Ih, sebel! Apalagi gayanya itu, kalo di depan Si Aryo udah sok alim…

padahal suruh baca Al-Qur’an aje blom tentu becus! Mending gue, biar baru bisa Al-Fatihah tapi gak gitu-gitu banget deh…

Udah gitu suka keluyuran lagi kalo hari senin ama kamis. Katenye sih ngaji?! Alah, paling cari mangsa. Masak ngaji siang hari! Udeh deh, kalo blom bener jangan sok pake jilbal… bla bla bla {masih nyerocos}
Ranti: Hmm!!!!


3. Atas tertutup bawah kebuka!

Bantahan: Ini ledekan yang amat memilukan. Istilah ini dibuat seolah orang yang berjilbab hanya tertutup luarnya saja, tapi gampang menunjukkan auratnya.
Jilbab yang pengertiannya juga hijab (tirai), adalah penghalang seorang muslimah gak hanya dari pandangan lelaki lain, tapi juga penghalang seorang muslimah untuk berbuat maksiat, penghalang seorang muslimah dari perbuatan yang dilarang agama. Perkataan seperti ini biasa dilancarkan orang kafir dan orang-orang Islam yang nggak ngerti.


4. Jilbab? Nggak deh…panasnya itu loh
Bantahan: Ketahuan…blom pernah pake jilbab secara bener! Pake dong yang bener. Di dalam pakai pakaian dalam, trus pake pakaian luar yang panjang. Bagian bawah pakai celana panjang yang longgar (untuk menghindari rok yang tersingkap hingga memperlihatkan betis/aurat), baru pake rok yang juga longgar. Udah coba? Blom kan? Makanya jangan sembarang ngomong kalo blom coba. Tanya yang udah pake, adem banget lagee..


5. Rambut jadi bau!
Bantahan: Setiap rambut juga bau kalo gak pernah di keramas, mau pake jilbab kek, mau nggak, tapi jelas rambut hitam ente tetap terjaga hitam alami. Dari pada panas-panasan rambut jadi merah … plus bau!


6. Ada ninja … haha XD
Bantahan: Dari pada ada orang kafir! Pakaian yang anda pake adalah pakaian orang kafir, tahu nggak? Denger nih hadist nabi:
Umar meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Janganlah berpakaian seperti orang-orang yang tidak beriman “.
“Barang siapa meniru suatu kaum, dia termasuk kaum itu!” hadist ini merupakan peringatan terhadap orang-orang Islam agar tidak mengikuti perilaku nonmuslim.
Ada lagi nih dari hadist nabi; “Barang siapa meniru suatu kaum, dia akan dibangkitkan bersama kaum yang dicontoh-contohkannya itu.”
Mau dibangkitkan di akhirat bersama kaum kafir? Kalo gue, nggak deh …


7. Pake jilbab kok sombong?

Bantahan: Yang gak pake jilbab sombong juga lebih banyak!


8. Jilbab buat susah kerja
Bantahan: Ah, nggak tuh! Kalo tempat kerja yang bener gak mungkin ngelarang orang pake jilbab. Kalo tempat kerja yang nggak bener memang menyuruh para wanitanya untuk berpakaian seksi. Mau kerja di tempat yang gak bener?


9. Pake jilbab biasa aje, kedombrong gitu! Gak modis tau …

Bantahan: Emang jilbab fungsinya menutup aurat kok? Ente tahu gak sih kalo dengan pakaian semacam celana jeans pa*nt*t (maaf) ente yang bah*nol itu masih jadi terkaman mata laki-laki? Ente tahu gak sih kalo yang menyembul dari dada ente masih buat laki-laki serr… Mau jadi tontonan? Terserah (ini yang di istilahkan nabi berpakaian tapi telanjang, wallahu alam). Tapi (seperti kata AA Gym) bukankah lebih baik jadi wanita tuntunan, bukan tontonan!


10. Nanti aje kalee kalo udah tua…


Bantahan: Jaminan dari mane ente bisa hidup ampe tua? Emang ada perjanjiannya? Atau ente punya Sertifikat Jaminan Hidup Sampe Tua? Kalo ada gak apa-apa… boleh aja. Entar kalo udah deket dengan perjanjian saatnya ente meninggal pake deh tuh jilbab, ama perbanyak ibadah!

Jumat, 11 November 2011

Sebenarnya pacaran itu boleh atau tidak?

Tidak ada dan hukumnya pun haram, kata tersebut hanya bualan orang-orang yang mencoba menghalalkan perzinaan tersebut, mencari pembenaran untuk tindakannya yang salah, berusaha menggali keterangan-keterangan ilmiah namun hakekatnya menyesatkan.

Apakah bentuk pacaran islami seperti ini : Mengirim pesan tausiyah tiap hari di hp pasangannya, wanita dan laki-laki berpakaian muslim, meraba mengecup dan memeluk dengan didahului ucapan Basmalah. Ke Masjid bersama-sama untuk menunaikan sholat, pokoknya semua yang berhubungan dengan agama. Sungguh kebodohan yang semakin pintar, bagaimana cara mereka menafsiri Al-Qur’an dan hadits-hadits Rasulullah ?

Bagaimana mungkin hal ini di nisbatkan islami jika implementasinya saja sudah salah. Contoh-contoh kesalahannya adalah saling berpandangan, berpegangan sedangkan dalam agama semua itu tidak diperbolehkan, berdasarkan firman Allah Subhanahu Wata’ala :

“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya…” (QS. An-Nur : 30-31)
“Pandangan adalah anak panah beracun dari anak panah iblis. Siapapun yang menghindarkannya karena takut kepada Allah, Allah akan mengaruniakannya keimanan, yang ia temui rasa manisnya di dalam hati.” (HR. Hakim)

Dan di bawah ini hadits tentang Nabi tidak pernah menyentuh wanita yang bukan mahramnya.

Ummul mukminin mengatakan, “Tidak demi Allah, tangan Rasulullah tidak pernah menyentuh tangan seorang wanita mana pun, namun beliau hanya membaiatnya dengan perkataan.” (HR. Muslim)

Kalaupun mereka mengatakan kami tidak bersentuhan sama sekali, ok kalau begitu aku bertanya, sudahkah kau membaca hadits tentang zina hati ? jika belum akan kutampilkan hadits tersebut.

“Telah tertulis atas anak Adam nasibnya dari zina. Akan bertemu dengan hidupnya, tidak bisa tidak. Maka kedua mata, zinanya adalah memandang. Kedua telinga, zinanya berupa menyimak dengarkan. Lisan, zinanya berkata. Tangan, zinanya menyentuh. Kaki, zinanya berjalan. Dan zinanya hati adalah ingin dan angan-angan. Maka akan dibenarkan hal ini oleh kemaluan, atau didustakannya.” (HR. Muslim)

Zina hati salah satu jurang berbahaya menuju jurang lainnya, jika memori telah kecantol dengan si dia, maka akan timbul pikiran-pikiran negatif lainnya. Nah di sinilah titik bahayanya, alih-alih dapat berhayal sekian jam akhirnya sia-sialah waktu yang terbuang yang seharusnya diisi dengan hal-hal yang positif. Dan jika tidak mampu menghalau “dream”-nya tersebut, maka berimplikasi untuk mencapainya, Nah ketahuan.

“Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka, dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal setan itu menjanjikan tipuan belaka kepada mereka.” (QS. An-Nisa : 120)



Jadi yang benar adalah PACARAN setelah perNIKAHan yang berbuah barakah dan pahala dari Allah Subhanahu Wata’ala.